love actually

Love Actuallygw dah hampir ke alam mimpi ketika trans tv mencuri perhatian gw dengan sebuah pilm dengan aksen british. yeah baby, I love british accent movie :p berikutnya gw berusaha mengerti jalan cerita pilm secara gw ga nonton dr awal. en..

wow! this one is great. makin nonton makin keren. walopun gw tetep ga ngerti jalan cerita nya he he. gmana mau ngerti, ada banyak alur dengan masing2 karakter yg berbeda. mendingan cuma 1-2 alur, ini sampe ga keitung saking banyaknya.

adegan pertama yg gw inget adalah suasana rapat perdana menteri inggris yg diakhiri dengan:

Prime Minister: Who do you have to screw around here to get a cup of tea and a chocolate biscuit?

lalu seorang cewe bohai pake france-maid keluar dengan kopi. hm, nice scene, jarang2 neh :))

berikutnya makin ancur, sebuah scene interview seorang rock-star gaek tapi nyentrik di sebuah radio station:

Billy Mack: Hiya kids. Here is an important message from your Uncle Bill. Don’t buy drugs. Become a pop star, and they give you them for free

benar2 komedi aksen british dengan dialog2 ancur. gw langsung menyiapkan kopi, memperbaiki posisi sofa en menonton dengan seksama 🙂

1 jam berselang yg ada gw ktawa mulu. biasanya gw bete komedi romantis, tapi pilm ini dikemas berbeda. menjadi bener2 bagus. yg paling membuat gw salut adalah script dan cast-nya. para aktor ga sedang berakting tapi bener2 menjadi karakter itu sendiri. gosh, kapan pilm indo bisa bgini?

ini bberapa dialog favorit gw:

[talking about her ex-boyfriend]
Natalie: He says no one’s going to fancy a girl with thighs the size of big tree trunks. Not a nice guy, actually, in the end.
Prime Minister: Right. Goodness. Well, well. You know, being Prime Minister, I could just have him murdered.
Natalie: Thank you, sir. I’ll think about it.
Prime Minister: Do. The SAS are absolutely charming. Ruthless trained killers are just a phone call away.

Mikey, DJ interviewer: Uh… best shag you’ve ever had?
Billy Mack: Britney Spears.
Mikey, DJ interviewer: Wow!
Billy Mack: No, only kidding. She was rubbish.

[Billy’s record makes #1 at Christmas; he gets a phone call]
Billy Mack: Hello? Elton! Of course. Of, of course! Send an embarrassingly big car and I’ll be there!

Billy Mack: I left Elton John’s, where there were a hefty number of half-naked chicks with their mouths open, to hang out with you, at Christmas. It’s a terrible mistake, Chubs, but you turn out to be the f**king love of my life. And to be honest, despite all my complaining, we have had a wonderful life.
Joe: Ten minutes at Elton John’s and you’re as gay as a maypole.

kalopun ada bagian yg mengecewakan, adalah bagian endingnya. dibuat all over happy ending untuk melengkapi kebahagian para couples en seluruh anggota keluarga yg nonton. padahal menurut ajaran thio sam hong dari bu tong pay, segala sesuatu akan tetap stabil bila terdapat keseimbangan. siang-malam, sorga-neraka, hitam-putih, amerika-teroris, mtv-indosiar, spiderman-gundala, julie estelle-moreno.. (ok, ok, enough)

jadi kalo semua alur dibuat hepi ending, maka keseimbangan nya jadi terganggu. mestinya ada juga yg dibuat mengharu biru gitu.

ah peduli setan, gw nulis udah belagak kaya sutradara ajah. yg pasti, LOVE ACTUALLY sangat keren.

HAPPY NEW YEAR 🙂

*OMG, gw posting yg ini setengah idup, inet sekarat. pake kabel buatan taiwan seh, coba buatan tanggerang.

0 thoughts on “love actually”

Leave a Reply