bad week

what a bad week for (my) sport world..

schumi kalah :((
rossi out of the race, ban motornya compang-camping. too bad ga ada bengkel press ban di shanghai
the bastard juve menang, means they won scudetto. arrgghh….
federer kalah lagi ama nadal

secara gw sama skali ga punya acara tipi (reguler) favorit, maka siaran langsung motogp en bola adalah acara must see buat gw. sangat menyenangkan jika dalam sminggu lo dapet berita: rossi menang, schumi menang, milan menang, federer menang. paling tidak, 1 ato 2 dari 4 dah cukup untuk ngilangin bete akibat 12 jam tayang infotainment :xnamec di tipi.

lalu, ada apa dgn minggu ini?? SUCK ASS!!

***

di suatu sore, dalam sebuah infotainment (hoi… i saw this things accidentally, NOT regular) ada interview singkat dgn seorang artis muda (ga berbakat) dalam rangka melonjaknya sinetron yg ‘beliau’ bintangi.

reporter: kasi bocoran dikit dong soal kelanjutan cerita sinetron lo
actor (wannabe): ya tergantung rating seh, kalo ratingnya tetep bagus sperti ini, konfliknya akan terus dipertahankan.

inilah pengakuan jujur actor terhadap dunia sinetron kita. oke lah, sinetron is all about rating (and money). tapi sisain dikit lah barang sesendok teh – sesendok makan idealisme gitu, secara sinetron sebenernya bisa dikategorikan sebagai sebuah karya seni. emangnya keren gitu kalo misalnya van gogh melukis sesuatu karena keinginan pasar (rating?).

gw bukan fans drama jepang/korea, but at least i really respek drama2 itu karena merupakan kombinasi antara barang komersil dan “barang yg layak dikonsumsi”.

but.., jgn dikira mencaci maki barang produksi dalam negeri itu rasanya enak. sedih tau.

***

I saw peter jackson’s king kong, at last. gw beli dvd na dengan ekspetasi super high kalo pilm ini akan menerangi weekend gw yg (seringan) mendung. en the result is…

KING KONG IS A CRAP! Movie maniacs should avoid kingkong.

visual efek? i didn’t get it. kingkong itself rendered well, but the overall visual efect is very POOR. kualitas efeknya beberapa strip  dibawah LOTR’s Gollum. Lalu CG2 yg laen (kapal, laut, pulau etc), boro2 mendekati LOTR, hasilnya bahkan lebih buruk dari movie clip yg ada di game2 PC kelas menengah.

alur cerita? ANCURRR. gw sampe bingung milih2 kata makian, so elo2 yg penasaran nonton aja sendiri deh. urusan alur cerita, Joko Tingkir di tipi masih lebih baek.

cast? gw nga ngerti gmana itu ACTING bagus ato jelek, so ga berani mengadili. Tapi gw cuma mau bilang, pilih orang laen knapa? Gw ga suka smua tokoh utama nya, ga match aja menurut gw

RATING? gw akan kasi 10/10 stars kalo pilm ini dibuat Multivision Plus ato StarVision. tapi berhubung pilm ini dibuat oleh Peter Jaskson, maap.. gw cuma ksi 4 out of 10.

I bought 3 DVD. mestinya gw nonton potter 4 ato geisha first, instead of bloody kingkong.

***

Lengkap sudah penderitaan gw minggu ini 🙁

Loading

0 thoughts on “bad week”

  1. kingkong emang filem yang nggak suck. dan suer, nonton itu sama dengan membuang sia2 waktu 3 jam ku yang sangat berharga. potter 4 bagus, krn memang buku yang ke-4 nya ini ceritanya menarik. untuk memoirs of geisha, akan lebih bagus lagi kalau baca bukunya. tapi pas sayuri pementasan drama (yg judulnya aku lupa), make up nya keren. dan, ya, sinetron kita memang crap.
    sorry numpang ngoceh.

  2. King-kong. Bagaimana dengan mutu cgi untuk setting new york tahun 1930? menurut saya peter jackson terlalu kosentrasi sama yg ini, padahal nggka terlalu diperhatikan. Kalau baca majalah-majalah film peter jackson terburu-buru mengerjakan bagian yang bersetting di pulau.. dikejar deadline…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *